Beranda Non Fiksi Mari menulis di BLOG

Mari menulis di BLOG

261
8

DULU buku harian atau yang biasa disebut diary menjadi tempat curahan hati. Tapi, era digital informasi sekarang ini dengan perkembangan teknologi informasi, diary sudah terbilang jadul alias jaman dulu. Kini, curhat, keluh kesah hingga luapan ide punya tempat yang lain yang bersentuhan dengan teknologi informasi. Web log atau yang biasa disebut blog menjadi pilihan orang untuk mengapresiasikan diri. Meski blog dan diary tidak bisa disamakan, karena diary mempunyai romansa yang berbeda dengan blog, tapi blog adalah cara baru untuk mengekpresikan diri. Blog yang pertama kali muncul tahun 2002  dan segera berkembang dengan pesat. Di Kalimantan Timur, sudah banyak bermunculan blogger–sebutan untuk para pemilik blog– dalam waktu yang tidak lama berselang. Menurut Suwito Pomalingo, Ketua Komunitas Blogger Balikpapan, sebenarnya sejak sekitar tahun 2003 telah mulai bermunculan blogger. “Hanya semuanya masih sendiri-sendiri,” kata pemilik http://suwito.web.id ini.

Latar belakang blogger juga sangat bervariasi, mulai dari mahasiswa, dokter, praktisi IT, guru, karyawan hingga ibu rumahtangga. Tidak ada perbedaan gender soal blog. “Mungkin memang banyak blogger pria, tetapi justru yang rutin meng-update kebanyakan malah para wanita,” kata pria yang sementara ini berada di Sangatta, Kutai Timur ini.

Hal senada juga dituturkan Rusli. Pria yang dalam blognya menggunakan nama http://daengrusle.com ini tergabung dalam Mahakam Blogger. Di komunitas blogger ini juga sangat bervariasi latar belakang para bloggernya. Di Kaltim ada juga komunitas blogger lainnya yaitu Kaltim Bloggers Bersatu.

Tulisan di dalam blog juga sangat bervariasi, mulai dari cerita-cerita pribadi, impian yang belum terlaksana, hingga berbagi aneka informasi. Fajar Rudy Qimindra misalnya. Meski baru tahun 2007 berkenalan dengan blog, tapi pria yang berprofesi dokter ini terus aktif menulis di blognya. Bahkan akhirnya Fajar memilih memiliki dua blog berbayar, www.FajarQimi.com dan www.KonsultasiKesehatan.net.

Blog berbayar kemudian menjadi pilihan untuk membuat blog menjadi lebih personal dan mencerminkan pribadi pemiliknya karena banyak kreasi yang dilakukan. “Dalam beberapa hal seperti pengaturan, misalnya agak lambat untuk blog gratis. Kreasinya juga lebih terbatas,” kata Suwito.

Namun sebagai langkah awal, menurut Alfa Malik, penggagas Blogger Balikpapan, blog gratis sudah cukup baik untuk memuaskan hobi menulis. Tanpa harus terjebak dengan media mainstream, blog juga melatih bersikap kritis, begitu kata Rusli. Jadi, mari mulai menulis untuk membuat dan berbagi semangat baru.

sumber tulisan : http://www.tribunkaltim.com/read/artikel/3697

8 KOMENTAR

  1. Using Google Chrome Google Chrome 66.0.3359.181 on Mac OS X Mac OS X 10.10.4

    It’s important that any fluids given have the correct salt balance again, oral electrolyte solutions are balanced with salts to replace what’s lost
    with vomiting or diarrhea. viagra over the counter (https://saleviabuy.com) is viagra covered
    by medicare

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.